DVNews, Lingkar Barat Jakarta
Sejumlah wilayah Ibukota Kota Jakarta kembali terendam air. Musibah musiman ini bukan hal asing bagi warga Jakarta. Ribuan warga mengungsi, lalu lintas mogok, namun tak sedikit yang justeru mendulang rejeki.
![]() |
| Jalan Raya Daan Mogot KM 13 Jakarta |
Berdasarkan pengamatan DVNews (16-17/1), di kawasan Lingkar Barat Jakarta hampir semua kelurahan mengalami banjir. Kelurahan Kapuk misalnya, tidak saja terjadi di Kapuk Pulo tapi juga di sejumlah lokasi lainnya seperti Komplek Karawang, Kebon Jahe, Pasar Timbul, Pasar Dangdut, Pintu Seng, Kampung Sawah, dan lainnya.
![]() |
| Berjuang menerobos banjir |
Demikian pula di Kelurahan Cengkareng Barat, nyaris semua rumah warga di Menceng mengalami banjir. Bahkan sejumlah aktivitas pendidikan yang memiliki gedung sekolah di kawasan tersebut diliburkan karena banjir.
Di Kelurahan Duri Kosambi banjir tidak kalah parahnya. Kampung Duri misalnya, ketinggian air sudah melebihi 2 meter. Demikian pula di Kelurahan Rawa Buaya, Semanan, Tegal Alur, Kedaung Kali Angke, Kamal, Kamal Muara, dan lainnya. Sejumlah kelurahan di Kecamatan Kembangan juga mengalami hal yang sama.
Bagi sebagian warga bencana banjir ini tentu memberikan dampak negatif pada aktivitas mupun kesehatannya. Namun tidak buat sebagian yang lainnya. Sejumlah anak-anak dan remaja justeru meraup rejeki dari bencana alam ini.
![]() |
| Mendulang rejeki di tengah banjir |
Menurut Asan (13), ia bisa mengumpulkan uang tip dari menolong pemilik kendaraan yang melewati lokasi banjir hingga Rp30 ribu. Bahkan teman-temannya ada yang mendapatkan uang dalam jumlah lebih besar lagi. "Saya dan teman-teman melakukannya sepulang sekolah," ujarnya ceria. (TIM DVNews)










0 komentar:
Posting Komentar